![]() |
| Abdillah Onim dan istri |
Proses perkenalan Abdillah Onim dengan Rajaa Al-Hirthani terbilang unik dan cukup Islami. Yakni Abdillah Onim diperkenalkan kepada calon istrinya melalui beberapa sahabatnya dan cukup melihatnya satu kali. Setelah itu kedua belah pihak saling istikharah, berdoa kepada Allah agar dapat menentukan sikap apakah siap untuk membina hubungan rumah tangga.
Setelah memutuskan saling menerima mereka memutuskan segera menikah. Proses semua itu sangat cepat. Bertemu satu kali, tiga hari kemudian saling menerima, hari ke empat melamar, hari kelima penyerahan mahar, dan hari ke enam ijab qabul.
Seluruh Tim Relawan Pembangunan RS Indonesia yang berjumlah tujuh orang bersama Ketua IHH Cabang Gaza, Muhammad Kaya menemani Abdillah Onim melamar pujaan hatinya.
Penyerahan mahar Rabu (16/02/2011) mengambil tempat di belakang rumah calon mempelai wanita, dengan disaksikan beberapa pejabat dari Pemerintah Gaza, termasuk Walikota Bayt Lahiya, Dirjen Kementrian Transportasi, Perwakilan dari UIG (Universitas Islam Gaza). Jumlah mahar yang diberikan adalah sebesar 3.000 USD dan diserahterimakan secara langsung kepada orang tua laki-laki dari mempelai wanita.
Kamis 17 Februari 2011 tepat pukul 10.10 WG, bertempat di Mahkamah Pernikahan kota Jabaliya,. Wali dalam pernikahan tersebut adalah ayah mempelai wanita, disertai 2 orang saksi yaitu Shaikh Ya’kub Ismail Sulaiman dan Ibrahim Al-Hirthani. Saat mengucapkan ijab qabul, Abdillah tak kuasa menahan harunya, suaranya nyaris tak terdengar.
Setelah resmi menjadi seorang suami, rekan-rekan relawan Indonesia memeluk Abdilah Onim, rasa bahagia dan haru menyelimuti semua relawan Indonesia. Subhanallah, Allah benar-benar menyayangi hamba-Nya.
Sekilas Abdillah Onim
Abdillah Onim bergabung dengan Mer-C sejak tahun 1999. Abdillah Onim berasal dari Galela, kabupaten Halmahera Utara, provinsi Maluku Utara. Saat berangkat ke Gaza sebagai relawan, tujuh bulan lalu. Tak terbayangkan sedikit pun Abdillah Onim menikahi gadis Gaza.
Bahkan sesungguhnya mahar $ 3000 sangat berat. Sebagai relawan tentu gajinya tak seberapa. Namun pertolongan dari Allah datang, lima jam sebelum penyerahan mahar terkumpul uang lebih dari $ 3000.
Allah yang mencukupkan seorang hamba tatkala dia akan menikah sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta’ala. "Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui". (An Nuur: 32)
"Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya." (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160)
Referensi:
Nur Ikhwan Abadi, Relawan Pembangunan RS Indonesia di Jalur Gaza




31 comments
Semogfa Langgeng Abadi Sampai kakek cucu Nanti...
Allhamdulillah dengan bantuan ALlah semua berjalan dengan baik ya,semoga menjadi keluarga yang sakinah mawardah warohmah
hohoho..seru juga yah nemu gadisnya justru dalam rangka tugas..
ya itulah namanya jodoh, kadang datang di dalam kondisi dan waktu yang tak pernah terduga.
wah lumayan gede maharnya :)
Subhannallah .. tulang rusuk ya ternyata ada di Gaza ... semoga menjadi keluarga yang sakinah ..
^ ^
trus hari ke7 ngapain lagi sob.. wkwkwkk
hmm, begitulah cara2 meminang seorang wanita dalam Islam, terlihat aneh memang.
wah, mantep bener ni WNI.. selamat yahh.. jarang2 denger berita istimewa kayak gini
asam di gunung garam di laut akhirnya bertemu juga, terbukti sudah, bahwa jodoh ada di tangan Allah
kalau kita ikhlas dalam menolong Agama Allah maka pertolongannya juga akan datang dari tempat yang tak terduga
Sungguh terharu membaca berita bahagia itu... betapa Allah telah menunjukkan betapa besar kuasaNYA.
Rejeki dan jodoh memang urusan Allah... siapa sangka dalam usahanya menjalani tugas sebagai relawan dia malah mendapatkan jodoh?
Subhanallah :)
Ternyata Ayat Allah memang terbukti ya...^^
Dapat istri orang Gaza..? Wow... keren tuh.
Subhanalloh, merinding saya bacanya..
sungguh Allah Swt. Maha Pemurah
subhanallah, pasti cowo nya ga nyangka bgd yah :)
apapun pasti akan terjadi jika memang sudah kehendak-Nya
subhanallah...itulah kuasa Allah, ada kemudahan diantara niat baik :)
smoga langgeng
Selamat aja dech buat Bang Abdillah...
cepet amat prosesnya
semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah
gede juga maharnya, beda ama indonesia he....
wah , sngat haru aq membacanya, kalo jodoh ya tak kemana, bahagia akhirnya.....
Senang sekali membaca beritanya.
Memang kalau tujuannya mulia maka
Allah akan mengabulkan.
kalau memang sudah jodoh prosesnya pun menjadi mudah
Subhanallah..
-speechless-
Subhanallah wal hamdulillah... pasangan yang indah.. semoga Allah Swt. menjadikan keluarga barui ini keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah dan dikaruniai keturunan generasi muslim yang kenal Tuhannya. Amin.
Postingan yang indah nih, Mas Rio..
tetanggaku adalah WNI pertama yang menikahi isterinya
nah lo....
sedj
saya jadi kepengin ke sana, hihi. banyak lho teman saya yang menikah dengan gadis korban bencana, seperti saat di Aceh atau Lapindo
barakallah,,, senang telah menikah, orang luar lagi.
Yang namanya jodoh bisa ketemu dimana aja...
kali aja kita ketemu jdoh dikandang kuda...
subhanallah :)
salut euy
keren...
padahal disana daerah konflik...
namun berani datang kesana...
:)
Post a Comment
Silahkan salin smiley diatas, url video YouTube atau url gambar